4

Proses, oleh Adi S

Proses, oleh Adi S

 

 

Proses, oleh Adi S

Note: Semuanya menyerahkan tulisannya dalam keadaan yang amat sangat mirip

Definisi Pengembangan Perangkat Lunak

Fritz Bauer memberikan definisi bahwa Rekayasa Perangkat Lunak merupakan pengembangan dan penggunaan prinsip pengembangan suara untuk memperoleh perangkat lunak secara ekonomis yang reliable dan bekerja secara efisien pada mesin nyata.

Sedangkan IEEE telah mengembangkan definisi yang lebih komperhensif yaitu bahwa rekayasa perangkat lunak :

1. Aplikasi dari sebuah pendekatan kuantitatif, disiplin, dan sistematis kepada pengembangan, operasi, dan pemeliharaan perangkat lunak yaitu : aplikasi dari Rekayasa Perangkat Lunak.

2. Studi tentang pendekatan – pendekatan seperti pada nomor 1.


Proses, Metode, dan Alat Bantu

Rekayasa perangkat lunak merupakan sebuah teknologi yang dibentangkan. Banyak pendekatan keteknikan yang harus berada pada sebuah komitmen dasar menuju kualitas. Batu landasan yang menopang rekayasa perangkat lunak merupakan fokus pada kualitas. Fondasi untuk rekayasa perangkat lunak merupakan bentangan proses. Proses – proses rekayasa perangkat lunak adalah perekat yang menjaga bentangan – bentangan teknologi secara bersama – sama dan memungkinkan perkembangan perangkat lunak komputer yang tepat waktu dan rasional. Metode – metode rekayasa perangkat lunak memberikan teknik untuk membangun perangkat lunak. Metode – metode itu menyangkut seragkaian tugas yang luas yang menyangkut analisis kebutuhan, konstruksi program, desain, pengujian, dan pemeliharaan. Rekayasa perangkat lunak mengandalkan pada serangkaian prinsip dasar yang mengatur setiap area teknologi dan menyangkut aktivitas permodelan serta teknik – teknik deskriptif yang lain.

Tool – tool rekayasa perangkat lunak memberikan topangan yang otomatis maupun semi-otomatis pada proses – proses dan metode – metode yang ada. Ketika tool – tool diintegrasikan sehingga informasi yang diciptakan oleh satu tool bias digunakan oleh yang lain, system untuk menopang perkembangan perangkat lunak yang disebut computer-aided software engineering (CASE) terbangun. CASE menggabungkan perangkat lunak, perangkat keras, dan database rekayasa perangkat lunak untuk menciptakan lingkungan rekayasa perangkat lunak yang analog dangan CAD/CAE (Computer Aided Design/Engineering) untuk perangkat keras.

Pandangan Umum Tentang Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa merupakan analisis, desain, konstruksi, verifikasi, dan manajemen kesatuan teknik (atau sosial). Tanpa memperdulikan kesatuan yang dikembangkan, pertanyaan – pertanyaan berikut harus dimunculkan dan dijawab :

1. Masalah apakah yang akan dipecahkan?

2. Karakteristik kesatuan apakah yang dipakai untuk menyelesaikan masalah tersebut?

3. Bagaimanakah kesatuan (pemecahan tersebut) diadakan?

4. Bagaimanakah kesatuan tersebut dibangun?

5. Pendekatan apakah yang akan dipakai untuk menemukan kesalahan – kesalahan yang dibuat didalam desain dan konstruksi dari kesatuan tersebut?

6. Bagaimananakah kesatuan tersebut ditopang selama proses adaptasi yang lama, pada saat koreksi, serta ketika perbaikan dibutuhkan oleh para pemakai kesatuan tersebut.

Usaha yang berhubungan dengan rekayasa perangkat lunak dapat dikategorikan ke dalam tiga fase umum dengan tanpa memperdulikan area aplikasi, ukuran proyek, atau kompleksitasnya. Masing – masing fase akan memberi tekanan pada pertanyaan – pertanyaan yang telah ditulis diatas.

Fase definisi (Definition Phase) berfokus pada “apa”; dimana pada definisi ini pengembang perangkat lunak harus mengidentifikasi informasi apa yang akan diproses, fungsi dan unjuk kerja apa yang dibutuhkan, tingkah laku system seperti apa yang diharapkan, interface apa yang akan dibangun, batasan desain apa yang ada, dan kriteria validasi apa yang dibutuhkan untuk mendefinisikan sistem yang sukses.

Fase pengembangan (Development Phase) berfokus pada how (bagaimana) yaitu dimana selama masa pengembangan perangkat lunak, teknisi harus mendefinisikan bagaimana dat dikonstruksikan, bagaimana fungsi – fungsi diimplementasikan, bagaimana interface ditandai, bagaimana rancangan akan diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman, serta bagaimana pengujian akan dilakukan.

Fase pemeliharaan (Maintenance Phase) berfokus pada perubahan, yang dihubungkan dengan koreksi kesalahan, penyesuaian yang dibutuhkan ketika lingkungan perangkat lunak berkembang, serta perubahan sehubungan dengan perkembangan yang disebabkan oleh perubahan kebutuhan pelanggan. Fase pemeliharaan mengaplikasikan lagi langkah – langkah pada fase definisi dan fase pengembangan, tetapi semuanya tetap tergantung pada konteks perangkat lunak yang ada. Ada empat tipe perubahan yang terjadi selama masa fase pengembangan, yaitu:

a. Koreksi

b. Adaptasi

c. Perkembangan

d. Pencegahan

Fase dan langkah – langkah yang berhubungan, seperti yang digambarkan pada pandangan umum kita tentang rekayasa perangkat lunak, harus diimbangi dengan sejumlah aktivitas pelindung (umbrella activities). Kegiatan – kegiatan khusus didalam kategori ini menyangkut

Baca Juga  :